Untuk menutupi celah pintu mobil lebih rapat biasanya dilengkapi segel karet yang mengelilingi tepi pintu mobil. Karet ini biasanya berguna untuk mencegah air hujan, lumpur atau debu supaya tidak merembes sampai ke bagian kabin.

Apabila kondisi karet tersebut semakin memburuk, tentu kondisi di bagian kabin tidak akan baik dan akan membuat udara panas muncul dari luar. Bahkan rembesan air hujan juga berpotensi untuk masuk ke bagian kabin mobil. Hal ini menjadi alasan penting untuk merawat segel karet, agar mobil bisa lebih aman dalam berbagai situasi dan kondisi.


Tanda-Tanda Karet Pintu Mobil yang Sudah Tidak Layak Pakai

Karet pintu memiliki peranan sangat penting untuk menunjang kenyamanan mobil, namun memiliki usia pakai tersendiri. Karet pintu berperan untuk meredam benturan keras pintu mobil saat dibuka dan ditutup. Selain itu, ketika hujan turun, maka karet pintu mobil akan mencegah air hujan masuk ke bagian kabin.

Supaya karet pintu tetap bisa bekerja dengan baik, maka harus rutin cek secara berkala. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui berbagai komponen yang harus diganti dan beberapa ciri untuk mendeteksi karet pintu mobil yang sudah tidak bekerja maksimal.


1. Bentuknya Berubah

Ketika Anda mendapati karet mobil Anda berubah bentuknya, maka harus segera mengganti karet mobilnya. Apalagi jika karet sudah gepeng, harus cepat menggantinya dengan karet yang baru.


2. Kedap Suara Berkurang

Jika mendengarkan suara besi yang beradu saat menutup pintu mobil, maka kondisi itu menjadi pertanda bahwa karet sudah tidak layak pakai. Kedap suara dalam mobil akan semakin berkurang dan hal ini membuat pemilik mobil harus segera mengganti karet mobilnya.


3. Karet Rusak

Jika karet mobil dibiarkan dalam kondisi yang rusak, maka bagian kabin tak akan nyaman lagi untuk dipakai dan karet mobil yang rusak akan membuat air hujan masuk ke bagian kabin, sehingga bau apek bisa terjadi di dalam mobil.


4. Terdengar Siulan Akibat Suara Angin

Tanda selanjutnya karet mobil rusak yaitu adanya suara siulan yang ditimbulkan dari suara angin yang masuk ke dalam mobil. Suara akan semakin terdengar saat mobil dipacu dalam kecepatan yang sangat tinggi.


Cara Perawatan Karet Pintu Mobil

Untuk merawat karet pintu mobil terbilang sangat mudah dan tidak sesulit merawat komponen lain. Dengan perawatan rutin, maka karet pintu mobil akan lebih tahan lama. Berikut beberapa cara yang tepat merawat karet pintu mobil:


1. Tempat Parkir yang Teduh

Pastikan Anda memilih tempat parkir mobil yang teduh agar karet mobil terhindar dari paparan sinar matahari dan hal ini tidak akan membuat karet mobil menjadi cepat kering. Mobil juga tidak akan kehujanan saat disimpan di tempat teduh.

Apabila karet mobil sering terkena hujan atau terlalu kering, maka karet tidak akan tahan lama. Apabila Anda berkunjung ke suatu tempat yang ramai, pastikan memilih parkir kendaraan yang benar-benar aman dan teduh.


2. Jangan Kontak Langsung Dengan Karet Mobil

Ketika Anda keluar dari mobil atau memasukkan barang ke dalam mobil, tentu akan menimbulkan kontak langsung dengan bagian karet. Pastikan tidak melakukan kontak langsung, agar karet tidak mudah robek dan membuat mengancam kenyaman dalam mobil.


3. Bersihkan Kotoran yang Menempel

Jika banyak kotoran yang menempel pada karet mobil biasanya akan membuat karet pintu tidak akan bertahan lama. Pastikan selalu mencuci mobil secara rutin dan menyiram sela-sela karet mobil dengan baik.

Pakailah air bersih untuk merontokkan berbagai kotoran yang menempel di pintu mobil dan pastikan manfaatkan cairan silikon untuk menjaga kelembaban karet pintu. Jangan biarkan karet pintu mudah kering dan rusak.

Keluarga Wuling, demikian pembahasan lengkap mengenai tanda-tanda karet pintu mobil yang sudah tidak layak pakai. Dengan mengetahui tanda-tandanya, Anda bisa melakukan tindakan antisipasi dan segera membawa ke bengkel terdekat. Jangan lupa untuk selalu merawat karet pintu mobil kesayangan Anda, ya.

Share :