Membeli mobil tentu membutuhkan pertimbangan yang matang agar sesuai dengan kebutuhan pengendaranya. Umumnya, terdapat dua pilihan untuk Anda yang ingin memiliki mobil untuk pertama kalinya, yakni membeli mobil baru ataupun second. Apa kelebihan dan kekurangannya serta mana yang cocok untuk Anda? Yuk kita cek satu persatu.


A.) Mobil Baru

Tentunya ada beragam keuntungan yang bisa didapatkan dengan membeli mobil baru. Berbeda dengan membeli mobil second, Anda tidak perlu mengecek kondisi mobil satu persatu karena mobil baru tentu telah lolos uji dari inspeksi pabrik serta menggunakan komponen-komponen terbaru yang usia pakainya masih panjang, sehingga minim resiko kerusakan. Pun, beberapa pabrikan juga masih menyediakan garansi apabila terdapat cacat produksi.

Selain itu, beberapa pabrikan juga memberikan service gratis untuk setiap pembelian mobil baru, seperti Honda yang memberikan gratis service hingga 4 tahun / 50.000 km, sehingga konsumen hanya mengeluarkan biaya untuk suku cadang.

Kemudian, keuntungan lainnya dari membeli mobil baru adalah premi asuransi yang relatif lebih terjangkau biayanya. Hal ini disebabkan mobil baru beresiko lebih rendah dalam mengalami kerusakan, sehingga harga premi yang ditawarkan juga cenderung lebih murah dibanding apabila Anda mengajukan asuransi untuk mobil second.

Terakhir, dari sisi kepraktisan transaksi, pembelian mobil baru juga cenderung lebih mudah karena proses pembuatan plat, BPKB dan STNK sudah diurus oleh pihak dealer. Berbeda halnya dengan membeli mobil second, dimana Anda perlu melakukan balik nama dari pemilik mobil sebelumnya.


B.) Mobil Second

Disisi lain, membeli mobil second juga memiliki beberapa keuntungan khususnya bagi Anda yang menginginkan mobil dengan biaya lebih terjangkau. Mobil second pastinya memiliki harga yang lebih murah dibandingkan membeli mobil baru, yang bisa disesuaikan dengan budget Anda. Namun, sebaiknya sisihkan budget sendiri untuk melakukan perbaikan karena mungkin terdapat beberapa komponen yang perlu diperbaiki saat Anda membeli mobil second.

Selain itu, depresiasi harga pada mobil second tentu lebih rendah dibandingkan mobil baru. Rata-rata penyusutan mobil baru bisa mencapai sebesar 10%, kemudian bertambah menjadi 20-25% di tahun pertama. Sementara itu, depresiasi pada mobil second lebih kecil, biasanya sebesar 9-12% per tahun.

Kemudian, pajak yang dikenakan untuk mobil second juga lebih rendah dibandingkan pajak untuk mobil baru. Namun jangan lupa untuk memperhatikan pajak progresif, karena apabila Anda memiliki lebih dari satu mobil maka pajak yang dikenakan juga akan meningkat.

 

Jadi, apakah lebih baik membeli mobil baru atau second?

Share :